VIVAbola - Pelatih Juventus, Antonio Conte terancam skorsing lebih lama dari Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Itu karena pengakuan bersalah (plea bargain) Conte ditolak pengadilan.
Awalnya, Conte yang dituduh tak melaporkan pengaturan skor saat melatih Siena pada musim 2010-11, melakukan plea bargain untuk meringankan hukuman. Dengan melakukan itu, ia hanya akan menjalani skorsing selama 3 bulan dan denda €200.000 atau Rp2,3 miliar. Tapi, FIGC menilai hukuman itu kurang setimpal.
Jaksa penuntut Stefano Palazzi sebenarnya membuka kesempatan plea bargain di pengadilan, kemarin. Tapi, setelah memberikan penalti pengurangan poin kepada Torino dan Varese, ia menolak penawaran Conte dan Siena.
Siena siap dikurangi 5 poin dan didenda €40.000. Tapi, Palazzi menolak itu semua. Penasihat hukum Juve meminta sidang ditunda meski menurut Corte Costituzionale 1992 keputusan hakim takkan berubah setelah plea bargain ditolak atau diterima.
Alhasil, Conte terancam skorsing lebih lama dan takkan mendampingi Juventus saat Serie A memulai musim baru pada 25 Agustus 2012. Hukuman kepada Conte meliputi berinteraksi dengan tim Juventus serta mengadakan wawancara dengan media.
Sejauh ini, menurut ESPN, FIGC telah menjatuhkan hukuman dan denda kepada beberapa figur dan klub. Hukuman dan denda itu yakni:
1. Torino: penalti 1 poin & denda €30.000
2. Varese: penalti 1 poin & denda €30.000
3. Filippo Carobbio: skorsing 4 bulan
4. Carlo Gervasoni: skorsing 3 bulan dan 20 hari
5. Marcelo Larrondo: skorsing 3 bulan dan 20 hari & denda €30.000
6. Daniele Faggiano: skorsing 4 bulan
7. Da Costa (Sampdoria): skorsing 3 bulan & denda €30.000
8. Luigi Sala: skorsing 2 tahun
9. Cristian Stellini: skorsing 2 tahun & denda €50.000 (eh)
Facebook
Twitter
Google+
