VIVAbola - Iker Casillas cs baru saja sukses menggoreskan sejarah besar buat Timnas Spanyol. Sang entrenador, Vicente Del Bosque, mengaku tidak merisaukan strategi baru yang tidak populer, yaitu menurunkan starter tanpa striker murni di babak awal. Strategi itu terbukti mampu mengecoh lawan-lawannya.
Menghadapi pertandingan final Kejuaraan Eropa kontra Italia, pelatih kawakan itu kembali menunjukkan kecerdasannya. Dia mampu menggali potensi besar barisan gelandang yang dimiliki untuk menggedor jantung pertahanan lawan. Hasilnya, Tim Matador pesta gol di partai final. La Furia Roja mengandaskan Italia 4-0.
Selepas laga, mantan pelatih Real Madrid itu membuka resep kemenangan timnya atas Italia. "Kami tidak hanya memainkan satu tipe permainan sepakbola," kata Del Bosque kepada FourFourTwo.
"Paling penting adalah mencetak gol. Kami memiliki striker tapi kami memutuskan bermain sesuai dengan gaya sendiri," sambung dia menyampaikan esensi utama strategi yang diterapkannya.
Kendati senang mampu mempertahankan gelar, Del Bosque awalnya tidak menyangka timnya bisa mengukir kemenangan spektakuler dari tangan Italia. Dia merasa, Italia tetaplah lawan tangguh yang sulit ditundukkan.
Namun, dewi fortuna tidak memihak Italia. Ini terbukti saat Gli Azzurri harus bermain dengan 10 orang pemain setelah Thiago Motta ditarik keluar karena cedera.
"Italia hanya tidak memiliki keberuntungan. Itulah mengapa, kami sangat nyaman untuk meraih kemenangan di final. Kami selalu konsisten dengan apa yang telah kami lakukan beberapa tahun terakhir
Target Berikut
Setelah mengantarkan Spanyol mempertahankan gelar, Del Bosque kini langsung memusatkan perhatian ke Kualifikasi Piala Dunia. Target selanjutnya, membawa Spanyol menembus Piala Dunia dua tahun mendatang di Brasil.
"Ini keberhasilan sepakbola Spanyol. Kami telah mencapai sesuatu yang bersejarah. Sekarang, kami harus menatap ke depan, lolos ke Brasil," tegas pelatih 61 tahun tersebut.
Del Bosque melihat, banyak pekerjaan menanti timnya untuk membuktikan, Spanyol sebagai juara sejati. "Banyak tantangan di depan, kualifikasi Piala Dunia, Piala Konfederasi di mana kita akan mewakili Eropa dan kami ingin melakukannya dengan baik." (ren)
Facebook
Twitter
Google+
