VIVAbola – Keengganan Luka Modric membela Tottenham Hotspur menuai kecaman dari Presiden Spurs Daniel Levy. Menurut manajer Spurs Andre Villas-Boas, Levy sangat marah dengan tingkah Modric yang sudah di luar batas.
Seperti diketahui, Modric menolak untuk mengikuti latihan dan juga tur pra musim The Lilywhites di Amerika Serikat.
Karena ulahnya tersebut ia didenda sebesar 80 ribu poundsterling atau sekitar Rp1 miliar. Hal itu dilakukannya sebagai tanda protes karena Spurs menghalanginya untuk pindah ke Real Madrid.
Belum puas dengan memberikan denda Rp1 miliar, Levy memutuskan untuk memberikan denda sebesar 15 ribu poundsterling per hari atau sekitar Rp220 juta jika ia masih menolak untuk berlatih bersama Spurs.
“Saya pikir Modric sudah melakukan kesalahan. Dia sudah memperburuk situasi dengan apa yang dilakukannya sekrang dan sekarang Levy sangat marah terhadap dirinya,” ujar AVB dilansir The Sun.
Sementara itu rekan setim Modric, Rafael Van Der Vaart menyayangkan situasi seperti ini harus terjadi di saat persiapan jelang musim 2012/13.
“Ini mengingatkan saya ketika pertama kali Madrid menginginkan saya. Dan itu adalah situasi yang rumit,” ujar Van der Vaart.
Facebook
Twitter
Google+
