VIVAbola - Pelatih PSMS Medan, Suharto menginstruksikan kepada segenap awak tim meminimalisir kartu kuning saat melakoni tur Papua. Tercatat, 11 armada Tim Ayam Kinantan telah mengantongi satu kartu kuning.
Arahan yang disampaikan Suharto bisa dimaklumi. Dia tidak ingin timnya pincang karena akumulasi kartu mengingat lawan berat yang bakal dihadapi PSMS. Terlebih, dalam lawatannya ke Bumi Cendrawasih, PSMS hanya berkekuatan 17 pemain.
Tim kebanggaan masyarakat Sumatra Utara itu akan menghadapi Persiram Raja Ampat 30 Mei, Persipura Jayapura 3 Juni, dan Persiwa Wamena 7 Juni, dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL).
Denny Rumba, Nico Malau, dan Nastja Ceh merupakan tiga pemain inti yang telah mendapatkan kartu kuning. Persoalan akumulasi kartu semakin kompleks, bila ada pemain yang tertimpa cedera.
"Sebelas pemain itu sudah kena kartu kuning, sembilan diantaranya pemain inti. Hanya Wiganda dan M. Antoni saja yang cadangan. Jadi cukup sulit, apalagi kami membawa 17 pemain dari Medan, belum lagi jika ada pemain yang mengalami cedera, inilah yang akan kita minimalisir," tutur Suharto.
Sementara itu, manajer PSMS, Benny Tomasoa mengungkapkan minimnya pasukan yang dibawa berlaga ke Papua. Langkah ini dilakukan tim untuk menghemat biaya operasional menyusul kondisi keuangan PSMS yang tidak kondusif.
"Biaya tur Papua ini menelan biaya besar apalagi saat ini tim sedang dalam kondisi krisis keuangan, itu sebabnya kami membawa 17 pemain dan 5 orang official untuk memangkas pengeluaran tim. Tetapi jika nantinya ada pemain yang cedera atau terkena akumulasi kartu, kami akan panggil pemain dari Medan datang ke Papua," jelas Benny.
Kendati tidak membawa semua awak tim, Benny meletakan ekspektasi PSMS bisa memaksimalkan poin penuh dalam setiap partai di Papua demi menjauhi zona degrdasi. Menilik posisi klasemen, PSMS saat ini berada di peringkat 12
"Kami berharap dapat memaksimalkan tur Papua ini untuk mencuri poin dalam tiga laga, karena enam tim dibawah PSMS perolehan poinnya tidak jauh berbeda," tutupnya.
Facebook
Twitter
Google+
