VIVAbola - Domenico Criscito bersumpah akan membuktikan dirinya tidak terlibat dan bersalah atas skandal pengaturan skor yang kembali merebak di Italia. Bersama pelatih Juventus, Antonio Conte, Criscito masuk daftar pencarian orang oleh Polisi atas kasus tersebut.
Criscito yang sedang menjalani pemusatan latihan Timnas Italia, diciduk Polisi dari markas Gli Azzurri, Converciano untuk diinterogasi. Dia diduga terlibat dalam praktek kotor di partai Lazio vs Genoa musim lalu.
Atas tuduhan itu, Jaksa Penuntut Umum dari Cremona mengeluarkan surat perintah kepada Kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap Criscito. Diperiksanya pemain 27 tahun itu merupakan pengembangan kasus penangkapan bandar judi ilegal Singapura, Tan Seet Eng pada 2011 lalu.
"Saya ingin mendengar semuanya di Cremona secepat mungkin untuk memperjelas semuanya," tegas pemain yang kini memperkuat Zenith St. Petersburgh itu. "Saya tidak ada hubungannya dengan konspirasi tersebut. Saya hanya bertemu dengan pendukung Genoa," ujar Cristico menyampaikan pembelaan.
Sementara itu, agen Criscito, Andrea D'Amico turut prihatin atas masalah yang menimpa kliennya. Namun D'Amico yakin, Cristicito bersih dari skandal tersebut. Hanya, dia membenarkan, Cristico menemui fans Genoa dan tidak ada suap yang diterima.
"Dia sangat tenang, bahkan bila dia terkejut dengan semua ini. Dia seorang pria yang jujur. Surat perintah (pemanggilan) merupakan alat untuk melindungi tersangka bukan untuk menghakimi keyakinan. Hal ini terlalu sering dilupakan di Italia," ujar D'Amico dikutip dari Football Italia.
Di lain pihak, CEO Federasi sepakbola Italia (FIGC), Demetrio Albertini menyesalkan keputusan Cesare Prandelli mencoret Criscito dari skuad Timnas Italia yang dipersiapakan bertarung di Euro lantaran harus menjalani pemeriksaan terkait skandal pengaturan skor.
"Dia menyesali dampak yang ditimbulkan untuk Timnas dan di ruang ganti. Dia menjelaskan beberapa hal. Saya percaya versi ceritanya, tidak ada kesalahan yang dilakukannya," ujar Albertini.
Facebook
Twitter
Google+
