![]()
VIVAbola - Kasus penusukan terhadap fans Tottenham Hotspur, Kamis 22 November 2012 waktu setempat (Jumat dini hari WIB) mulai menemui titik terang. Ternyata 2 pelaku penusukan diidentifikasi sebagai ultras atau pendukung garis keras AS Roma.
Semula, ultras Lazio yang diduga melakukan tindakan ini. Pasalnya kejadian ini hanya selang beberapa jam sebelum Lazio menghadapi Spurs di ajang Liga Europa.
Peristiwa itu terjadi di bar Drunken Ship, Campo de Fiori, Roma Kamis dini hari waktu setempat. Sekitar 50 orang menggunakan helm dan penutup wajah menyerang bar itu. Mereka membawa pisau, pemukul bisbol, dan pentungan besi.
Dari dua orang yang berhasil ditangkap, ternyata keduanya merupakan ultras AS Roma. Kedua pria yang ditangkap atas tuduhan percobaan pembunuhan itu adalah Francesco Ianari (26 tahun) dan Mauro Pinelli (27 tahun).
Menurut laporan Football Italia, kelompok yang terlibat penyerangan merupakan kelompok Sayap Kanan. Mereka menyerang fans Spurs karena hubungan mereka dengan komunitas Yahudi di London. Hal ini didukung saksi mata yang melihat adanya penghinaan anti-Semit.
Beberapa ultras Lazio juga diduga terlibat namun diyakini ini tak ada hubungannya dengan pertandingan. Sejauh ini 6 orang telah ditahan dan 14 orang lainnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Setidaknya tujuh fans Spurs terluka akibat penyerangan ini, satu lagi mengalami luka serius meski sudah keluar dari masa kritis.
Lazio sendiri juga terancam hukuman. Fans Lazio terdengar melantunkan nyanyian anti-Semit saat laga Lazio melawan Spurs yang berkesudahan 0-0. Sebelumnya Lazio juga sempat dihukum akibat nyanyian rasis di White Hart Lane.
Facebook
Twitter
Google+
