Jumat, 25 Mei 2012

Daftar Musuh Baru Avanza-Xenia


Persaingan pasar mobil keluarga atau MPV (Multi Porpose Vehicle) di Tanah Air bakal semakin panas. Tipe mobil yang paling gandrungi masyarakat Indonesia menjadi magnet bagi produsen mobil untuk berlomba-lomba membuat mobil jenis itu.

Pasar MPV khususnya di segmen low, saat ini memang masih didominasi oleh Toyota dan Daihatsu. Mobil garapan keduanya Avanza-Xenia berhasil merebut tahta sebagai raja di kelas Low MPV, bahkan menjadi mobil paling laris di Indonesia.

Duet fenomenal itu terus melaju tanpa adanya ancaman berarti dari kompetitor untuk bisa meredamnya. Belakangan, para produsen mobil lainnya terus berpikir ulang dan melakukan inovasi membuat produk yang dinilai bisa menandingi keduanya, sudah tentu merebut pangsa pasar Avanza-Xenia. Mulai dari Suzuki, Nissan, General Motor, dan Honda.

Dimulai dari Suzuki, mobil MPV terdahulu buatan mereka, APV memang belum terlalu sukses untuk bisa meredam laju Avanza-Xenia. Tak putus semangat, kini pabrikan berlogo "S" itu kembali meluncurkan jagoan terbarunya, yakni Suzuki Ertiga.

Strategi itu nampaknya mulai berbuah manis, belum genap satu bulan diluncurkan, mobil yang menggunakan platform Suzuki Swift generasi kedua sudah panen peminat. Hingga saat ini pemesan Ertiga sudah mencapai 12 ribu.

Banjir peminat membuat PT Suzuki Sales Mobil sedikit kewalahan. Perusahaan bahkan baru mampu menyuplai 4.000-5.000 unit mobil.

Meski memiliki sedikit kekurangan yakni tidak ada pilihan tipe transmisi otomatis dan AC double blower, mobil yang dibanderol dimulai dari Rp143 juta hingga Rp165 juta on the road Jakarta, tetap jadi buruan.

Ertiga merupakan pengembangan dari platform Suzuki Swift generasi kedua yang mengisi kelas hatchback. Mobil ini memiliki dimensi 4.265 x 1.695 x 2.740 mm (PxLxT) dengan desain bodi yang memiliki sudut rear roof yang lebih menurun sehingga meningkatkan aerodinamika mobil, serta desain headlamp lebih keluar sehingga menambah kesan luas. Lihat spesifikasi detailnya di sini.

Produsen Jepang lainnya, Nissan juga tidak tinggal diam untuk bisa meredam laju Avanza-Xenia. Mereka siap meluncurkan mobil tujuh penumpang anyar yakni Nissan Evalia pada bulan Juni mendatang.

Meski belum resmi diluncurkan, mobil yang dibanderol mulai dari Rp160-180 juta, sudah mendapat respon positif di pasar. Mengingat jumlah inden Evalia sudah mencapai 800 unit.

Evalia merupakan nama lain dari Nissan NV200 yang sudah beredar di beberapa negara. Sekedar informasi, MPV Nissan ini dibekali mesin 1.5-liter dCi, yang mampu menyemburkan tenaga hingga 100 hp.
 
Nissan Evalia rencananya akan hadir dengan dua pilihan varian SV (standar) dan XV (versi tertinggi). Model XV akan dilengkapi beberapa fitur seperti Audio Double DIN, parking sensor, ABS, EBD, airbag, dan immobilizer.

Jika keduanya sudah siap dengan produknya, berbeda dengan General Motor dan Honda yang masih melakukan kajian untuk menghadirkan mobil tujuh penumpang.

General Motor Indonesia pada tahun lalu telah mengisyaratkan akan membuat mobil keluarga murah atau low MPV, dengan sebut kode Chevrolet PM7. Mobil ini memang diplot untuk memenuhi permintaan pasar khusus di beberapa negera berkembang.

Hal itu diwujudkan dengan pembukaan kembali pabriknya di Pondok Ungu, Bekasi. Tak tanggung-tanggung GM harus menggelontorkan US$150 juta atau sekitar Rp1,2 triliun untuk membuka kembali pabrik seluas 11 hektar ini.

Menurut laporan Gmauthority, PM7 akan menggunakan platform Gamma II yang digunakan oleh Chevy Agile dan Chevy Cobalt generasi kedua, yang hanya dipasarkan di Amerika.

Mobil yang akan mengusung nama Chevy Spin ini ditenggari akan mengusung mesin Ecotec 1.8-liter bertenaga 140 hp seperti milik Chevy Cruze. Mesin ini lebih unggul dibanding Chevy Agile dan Cobalt dengan mesin 1.4-liter EconoFlex bertenaga 100 hp.

Chevrolet Spin (PM7) akan diperkenalkan kepada publik dalam beberapa bulan ke depan di sirkuit International Auto Show. Sekilas desain mobil ini memiliki kemiripan dengan Nissan Grand Livina.

Ceruk pasar yang masih besar di segmen Low Multi Purpose Vehicle (MPV), juga menarik minat Honda Prospect Motor (HPM) bermain di kelas itu.

Honda menyatakan akan menyiapkan MPV Brio, dan akan siap meramaikan pasar otomotif nasional dua tahun lagi, atau pada 2014 mendatang. MPV menengah ke bawah ini akan menggunakan platform dari mobil kecil Honda Brio.

MPV Brio ini akan langsung head to head Avanza-Xenia. Sayang HPM belum mau menjelaskan secara detail mesin yang akan digunakan pada MPV Brio. Kemungkinan akan menggunakan mesin di bawah 1.500 cc.

MPV Brio akan diproduksi setelah HPM selesai membangun pabrik baru di Karawang. Buat membangun pabrik perakitan baru tersebut, agen tunggal pemegang merek Honda di Indonesia tersebut harus menggelontorkan dana investasi sebesar Rp3,1 triliun. (eh)

Facebook Twitter Google+

Ditulis Oleh : srop // 01.30
Kategori:

 
Diberdayakan oleh Blogger.